ACER Aspire 4710 Series: Photoshop ngadat di Vista

Acer Aspire 4710 Series yang datang tidak mempunyai imbuhan G atau Z, murni 4710 yang punya cewek UIN. Spesifikasi yang ada saat itu kayak ini: Intel® Centrino® Duo mobile T5300 (2 MB L2 cache, 1.73 GHz, 533 MHz FSB), Mobile Intel 945GM Express Chipset, Intel PRO/Wireless 3945BG, DVDRW Multi, Bluetooth preinstall, Camera, Modem, 14.1 LCD, LAN, Cardreader. Selengkapnya baca ini.

aceraspire4710

Dianya mengatakan saat mau ambil Axioo 812PX temennya: sebetulnya sangat ingin diinstall Vista tetapi pernah di install, photoshop tidak mau dijalankan, SPSS tidak mau di install. Yupz…seperti biasanya, Om Bobo mengatakan: dibawa ke sini saja, nanti dicobakan.

Benar juga, setelah Acer ini nyampe di tangan, langsung on-kan dan sudah terinstall OS XP SP2. Pandangan sementara Om Bobo, tidak ada masalah dengan OS XP-nya, driver terinstall semua, aplikasi masih sangat minim. Tidak taunya, baru 2 hari di install ulang OS XP. Yups..kebiasaan berjalan. Garansi habis..HDD dijabut dan di scan pake kompie Om Bobo dengan terlebih dahulu data di simpan. Kena beberapa Virus (menurut antivirus Om Bobo, NOD32 Update 4720) dan langsung di hapus. Di lihat drive C tidak mencukupi untuk Vista dan mau di resize. Tapi teringat resize lama banget di Windows, Om Bobo meresize HDD memakai CD Boot Hirens untuk meresize lewat Dos. Partisi D dihapus dan disatukan ke drive C dapat 37 Gb. Maju langkah selanjutnya, install Vista.

Proses penginstallan normal, tidak ada masalah. Driver bawaan langsung terinstall OK. Bagi yang hilang CD/DVD driver bawaan, unduh di sini. Om Bobo install Photoshop 7 dan SPSS16 dimana dikatakan di awal, jika memakai Vista akan error. Ya karena pernah dan sering install kedua soft ini, Om Bobo pasti tahu bahwa keduanya bisa langsung dijalankan.

Nah soal kenapa dulu Photoshopnya tidak mau dijalankan karena saat di scan virus, EXE photoshop terkena Alman virus. Kalo untuk SPSS memang yang didukung Vista SPSS 15 ke atas. Jika menginstall SPSS12 di Vista maka akan terbentur urusan lisensi softwarenya. Selesai sudah dan saat mau ambil….minta sekalian diinstalkan driver modem smart. Nah sekalian nih..

Smart modem nih kayak ini: C700 Untuk keterangan selebihnya sedang untuk panduannya bisa diunduh di sini. Driver bawaan bisa dijalankan di OS XP dan Vista dan jika hilang bisa di unduh di sini. Om Bobo lebih menyenangi untuk tidak menginstall software bantu koneksinya. Untuk koneksi, dibuat manual dari OS.

Koneksi di OS XP: Start – All Programs – Accessoris – Communication – New Connection Wizard. Untuk APN: SmartC700; username: smart; password: smart.

Sedangkan untuk Vista: Klik kanan Network Connection – Connect to .. – Add New Connection… APN, Username dan password sama dengan OS XP.

Untuk mempercepat koneksi, Om Bobo menginstall IE8 + addon nya (Accelerator, search engine, webslice yang diperlukan), Modem disetting dengan kecepatan maksimal (selama penggunaan sekitar 4 bulanan, tidak terjadi masalah dengan kecepatan ini), Mozilla 3.5.5 + addon yang diperlukan. Hasilnya………semua tulisan ini atas jasa SmartC700. Untuk urusan download, lumayan…jika lagi OK sekitar 7-20 kbps entah jam sibuk atau tidak. Malam hari – dini hari (koneksi OK) bisa nyampe 22 kbps. Untuk tempat di kota YK…..Smart murah, cukup untuk yang hanya menyimpan halaman web, FB, buka dan kirim mail, download lagu sekitar 4 mb (sabar sedikit)…….Yah akhirnya si empu laptop bisa FB-an juga….selamat deh….

Down Down1

Advertisements

ACER 3683NWXCi: Driver Camera Suyin

       Acer 3683 merupakan keluarga dari Acer Aspire 3680 Series. Datang dengan keluhan sangat melambat, tidak seperti laptop Acer lainnya? yang sekelas di maksudkan pemiliknya. Setelah dihidupkan memang melambat untuk aplikasi seperti Corel dan Adobe Photoshop.

Nah spesifikasi menurut yang datang seperti ini: Intel Celeron M 430 (1.73 GHz, 533 FSB, 1Mb L2), 14.1 WXGA Crystall Brite, Intel GMA940, 80 Gb HDD, Combo Drive, 512 Mb DDR2 (2 keping), Atheros AR5005G WLAN, Marvel Yukon LAN, Bluetooth preinstall dan Camera.Selengkapnya baca di sini.

acer-aspire-3684-laptop

CD/DVD driver bawaan juga ada, lengkap dan sama setelah disamakan dengan Device Manager di Windows. Setelah HDD diambil untuk di scan virus (terdeteksi Alman dan virut virus) di kompie Om Bobo, lalu drive C di format quick. Sembari discan virus, laptop di bongkar karena yang punyai kurang yakin akan ada tidaknya bluetooth dan supaya bersih lagi.

       Nah aktifitas install ulang dimulai. Semua tahap diselesaikan tanpa ada masalah. Hanya saat proses pembuatan user dan mau logon saja yang terhitung lama. OS XP yang dipergunakan OS XP SP2 Performance Edition Feb 08.

Langkah selanjutnya menginstall driver XP untuk Acer 3683 ini. Proses penginstallan sangat mudah, tidak membutuhkan kualifikasi driver apapun termasuk AHCI.

       Chipset, Sound, WLAN, LAN, Bluetooth, CIR, Launch Manager, Modem, Touchpad, VGA dapat diunduh di sini atau dari CD/DVD driver bawaan Acer. Nah setelah menginstall driver camera (di CD/DVD bawaan terdiri dari Bison dan Suyin) dan restart, Om Bobo pastinya mengecek apakah betul semua driver telah terinstall. Tapi terkejut dan heran karena terdapat satu driver USB20 belum terinstall. Apakah ini? Setelah diamati, ternyata PC Camera. Nah loh….tadi terinstall koq sekarang gagal?

Diulang lagi dari keempat driver (Bison dan Suyin OS XP dan Vista) tidak juga terdeteksi. Gimana? Ada Google…..Om Bobo masuk Acer Indonesia dan mendapati Acer ini lengkap dengan driver Camera Suyin, Bison dan Chicony. Semua diunduh…dan dicobakan. GAGAL.

       Diulang lagi masuk Acer Eropa, dan diunduh semua driver Camera……GAGAL..Acer Australia, Acer Canada…..Semuanya GAGAL…..Gimana? Sudah dibuat laptopnya, sudah dikasih hardware cameranya tetapi dukungan untuk driver camera yang pasti tidak ada? Apa yang penting di pasangkan ke laptop untuk menaikkan daya jual? Wah..bayangkan 4 harian di cari, dah semua dari blog, website bahkan dari camera Logitech sendiri di unduh tetapi gagal…………..Marah, kecewa, dan akhirnya nanti diambil kesimpulan…………..kurang OK.

Nah..saat lagi mumet mikirkan Acer 3683 ini, Om Bobo kepingin mencari dan mengkopi film-film baru di warnet tempat biasanya Om Bobo download film (download biar keren…walaupun hanya kopi ae). Nah berangkatlah ke sana dari sore sampai jam 2 pagi. Lihat-lihat isi, folder sharing di sana…wow..ketemu banyak sekali driver Acer (nantinya..semuanya hampir sama dan sama satu dengan lainnya) tapi yang penting dapat camera, camera dan camera. Yah proses kopi pun berlangsung lama (sekitar 2 jam-an, 7 Gb) belum ditambah film Heroes, Smallvile dan banyak lagi.

       Sampai tempat…langsung dicoba dari Acer seri 1xxx sampai Acer 5xxx. Dan tebak…….HANYA SATU driver camera yang alhamdulillah masuk…ACER 5050 Suyin kamera driver…..Bahagia. Nah yang kepingin…bisa di unduh di sini. Proses selanjutnya installasi software. Nah ini………kesimpulan kurang OK terbukti…bayangkan biasanya selesai paling banter 1 jam, ini 2 jam-an lebih dikit. HDD, Memori, Processor OK. Specs Processor pun OK. Dibandingkan dengan punya teman yang juga make Acer Celeron, 512 Mb, 3683 kalah jauh sekali. Bahkan punya temen bisa untuk maen NFS Carbon (tapi tidak diinstall Om Bobo, dan tidak terlalu disarankan). Yah…mungkin juga sudah lama barangnya tambahan lagi yang punya memang tidak pandai merawat (kusut, kotor tapi keluar dari tempat Om Bobo..jangan tanya, kayak baru!)..bagi teman yang ingin driver Suyinnya..silahkan unduh di sini……Lelah sekali hanya mikirkan satu driver camera saja…Time to take a nap…..

Rp 5 Juta dapat Kompie Game?

Mas Naskah UIN siang datang dan meminta saran, bahwa uang sekitar 5 lebih sedikit plus minus 100 ribu bisa mendapatkan apa? Bisa tidak untuk main game Pro Evolution Soccer 2010?

Om Bobo jawab bisa dan ini hasilnya:

Athlon X2 245: Bekerja pada kecepatan 2.9 GHz, Le 2MB, socket AM3, power 65W. Cukup sebagai dasar untuk game.

     

    AMD

    Biostar GF8200: Dipersenjatai NVIDIA GeForce 8200. Socket AM2/AM2+, mendukung AMD Phenom II/Phenom/Athlon 64 X2/64/FX/Sempron. Dengan OB VGA pun sudah bagus. Layout menurut Om Bobo OK. Nah pas karena sudah mendukung AMD nya.

    Biostar

    HDD 500 SGT: Sangat mendukung kecepatan 3 Gb/s dan cache sebesar 16 Mb. AMD ingin lari, diimbangi transfer data dari HDD yang besar.

1 Gb DDR2 Visipro: Dengan kapasitas 1 Gb sudah menjadi standar saat ini. Untuk aplikasi dan game standart sudah mencukupi.

LG DVDRW 24x SATA: Membuat mudah dalam urusan keping DVD baik game, yang saat ini banyak dijumpai, dan film mudah untuk diburn.

NVIDIA 9500 GT 512 Mb Digital Alliance: Graphics Engine NVIDIA G96, Bus Standard PCI Express 2.0, Video memory GDDR3 256MB / DDR2 1GB, Core Clock 550 MHz, Memory Clock 1.6GHz (800X 2) / 800MHz(400×2), Memory interface 128 bit, Shader 32. Cukup untuk memainkan PES 2010 dengan nyaman menggunakan grafik detail high.

95gt%20tegak

Simbadda Seri X

LG LCD 16: Panel Type TN, Aspect Ratio 16:9, Resolution 1366×768, Power 18W sudah bagus untuk kualitas gambar. Walaupun kecil tetapi LCD, selain itu mengingat dana juga.

Genius Keyboard dan Mouse PS2: Standart, yang penting enak dipakai. Lembut juga keyboardnya.

Stabiliser Standar: Melihat kondisi kelistrikan yang stabil dan sangat jarang mati, cukup menggunakan stabiliser untuk menambah stabil arus listrik.

Epson TX111: Masih standart, belum di kasih modif infus dan sebagainya. Hasil print bagus, scan dan copy pun bagus.

Nah, itu spesifikasi hasil perhitungan merakit kompie. Sederhana tetapi setelah diinstall OS XP dan diberi PES 2010 (kualitas high, resolusi 1024×768), NFS Carbon (kualitas maximum, 1024×768), Rise Of Nation II (High) dan aplikasi lainnya, mulus dijalankan tanpa ada masalah. Pada saat pemilihan, memang dibingungkan dengan mana AMD 245 nya mau dipasangkan. Karena jika dana dialihkan ke mainboard yang lebih bagus, dana yang ada tidak akan mencukupi untuk menghasilkan LCD, HDD dan sebagainya yang sesuai untuk AMD nya. Da saran…?

COMPAQ CQ40-416AU: Return from SC

       Nah hari Rabu kemarin tanggal 30 Desember, Om Bobo menerima telepon dari SC HP Compaq YK bahwa Laptop Compaq CQ40-416AU sudah bisa di bawa pulang. Alhamdulillah, setelah menantikan 3 minggu akhirnya pasien keluar juga dari RS.

Ambilnya bersama yang punya Mas Yusuf UNY, sore-sore, hujan rintik-rintik, romantis kata orang. Setelah menunggu giliran, kalo tidak salah no urut 13, Om Bobo menerima serah terima barang lagi. Bisa nglembur nih. Setelah proses serah terima selesai, laptop di bawa pulang.

        Permasalahan awal sampai ke SC adalah Vista + aktifasi + AMD chipset sehingga BSOD dan yang punya tidak merasa aneh. Karena HDDnya maka Om Bobo cek ulang lagi HDD. Format dan partisi 3 sebanyak 2 kali, bukan quick format. Install OS Vista 2 kali beruntun dan kopi data 20 Gb langsung. Hasilnya……memang OK, HDD benar-benar OK. Proses klaim lama memang, sekitar 3 minggu. Dan kayaknya, laptop itupun dibongkar. Gak papa yang penting yang mbongkar SC, masa garansi.

Installasi OS XP mudah, hanya perlu USB floppy atau Slipstream ATI AMD AHCI, dan drivernya masuk semua tanpa masalah. Untuk Vista, lebih mudah lagi. Nah karena yang punya minta diaktifasi maka Om Bobo memakai ini untuk aktifasinya, dimana resiko yang dialami oleh Om Bobo atau kerjaan Om Bobo hampir tidak ada.

PIONER DVD-111DBK: Tidak mau membaca keping CD/DVD

     Sebetulnya datang dengan Axioo GL31. DVD ini tidak mau dipakai. Jika dimasukkan CD atau DVD baik data dan lainnya, DVD ini tidak membaca adanya kepingan di dalam traynya. Awalnya, lampu indikator menyala terus menandakan kepingan terbaca tetapi lama di tunggu tidak terbaca juga dan akhirnya lampu indikator mati.

Nah kerusakan seperti ini banyak faktornya. Bisa karena sering memakai kepingan kotor tidak dibersihkan, kepingan banyak goresan dan terlalu sering dipakai serta saat menutup pintu DVD dengan di dorong baik lemah atau keras. Hal pertama yang dilakukan adalah update FWnya. Bisa diunduh di sini atau di sini. Untuk spesifikasi jelasnya bisa dibaca di website ini. Setelah diunduh, Om Bobo langsung mengupdate FWnya sampai FW terbaru yaitu FW129EU. Kompie di restart dan dicoba untuk membaca lagi. Hasilnya gagal.

     Tahap kedua, DVD dibongkar dan dibersihkan optiknya dan dibetulkan lagi kabel-kabel yang melekat termasuk diperhatikan kabel flexinya. Jika dirasa sudah baik dan OK baru dipasangkan ke kompie baik melalui USB atau langsung ke kabel IDE. Setelah dicoba ternyata gagal juga. Akhirnya setelah dua kali bongkar dan dicobakan DVD/CD bersih, tetap gagal juga, Om Bobo menyerah dan diambil kesimpulan bahwa optik sudah saatnya untuk diganti.

AXIOO Centaur GL31: Service Stopped Unexpected

Virus sampai sampai kapan pun pasti akan mengganggu keamanan, kenyamanan berkompie ria kita. Ada yang merusak file, ada yang merusak hardware baik langsung atau tidak, ada yang merusak sistem operasi yang kita gunakan. Sangat menjengkelkan, apalagi jika antivirus kepunyaan kita tidak sanggup atau malah tepar menghadapi virus-virus tersebut.

Salah satunya W32/Virut-Q. Dianya merupakan virus dengan platform Windows dimana menginfeksi user dengan OS Windows. Virus ini menyerang file-file EXE atau file dengan extensi SCR. Jadi, bila kompie kena virus ini, kayak Axioonya, dipastikan file sistem….sangat error. W32/Virut-Q juga berusaha untuk menghubungkan dirinya dengan remote IRC server, dan memungkinkan virus ini untuk mendownload teman-temannya, jika instruksi perintah virus ada, dan meneruskan aksi lebih gila terhadap kompie kita atau kompie dalam jaringan kita. Ianya juga mendisabled firewall dalam registry. Task manager masih bisa dijalankan tetapi jika kita berusaha mematikan prosesnya pasti ditolak.

WIN32/ALMAN.NAB menurut Eset mempunyai nama lain Virus.Win32.Alman.b (Kaspersky), W32.Almanahe.B!inf (Symantec), W32/Almanahe.c (McAfee). Ukuran file 38912 B dan menginfeksi platform operasi Windows. Virus ini dikenali Eset melalui Signature database version
2310. Win32/Alman.NAB merupakan virus polymorphic dan mempunyai kemampuan menyebarkan diri melalu shared folder dan removable media. Jika diakses akan membentuk file di direktori Windows dengan nama linkinfo.dll dan di direktori driver dengan nama nvmini.sys

Nah, yang punya laptop Axioo GL31 ini tidak menyadari bahwa dirinya telah terkena kedua virus itu.

AXIOOGL Spesifikasi setelah ditambah ram 1 Gb sekiranya kayak ini: Dualcore T1080-1,73ghz, Memori 512mb, HDD 80gb, DVDRW, 14"wxga crystal, webcam, lan, modem, wifi, cardreader.

Hanya saat ia berusaha menginstall driver (ianya habis install ulang OS XP SP2) berkali-kali didapat peringatan service …. stopped. Bisa diinstall tetapi saat logon Windows dan load driver, pasti di dapat peringatan tersebut dan laptop jadi melambat. Setelah Om Bobo pasang Proccess Explorer ternyata di dapati service virus (pertama kali di lihat Om Bobo, service aneh dan dipastikan virus) antara lain:

ctmontv.exe
iexpl0re.exe
internat.exe
lsass.exe
nvscv32.exe
rundl132.exe
svhost32.exe
sxs.exe
langsung dibersihkan pake Combo Fix. Berhasil mengembalikan pengaturan default OS dan membersihkan malware selain kedua virus tersebut. Setelah restart….ternyata virus beraktifitas kembali. Nah langsung Om Bobo cabut HDD dan di scan memakai NOD32 virus database 4720 di kompie lain. Banyak file EXE habis terkena virus ini. Tanpa ragu (setelah data di copi ke drive lain), drive C langsung di format quick dan dimulailah aktifitas biasa. Untuk installasi mudah dan driver sudah ada langsung pada CD/DVD bawaan lengkap dan langsung bisa digunakan.

Oh ya…awal datang, sound di install tidak bisa. Tidak ada kata-kata High definition….pada Device Manager. Yang ada hanya PCI Device. Bagi pecinta nLite, Om Bobo kasih saran, maaf ya, jangan integrasikan driver MSUUA tetapi integrasikan kb888111xpsp2 jika tidak menginginkan installasi audio prematur…..

Printer HP D3940: Cartridge HP21 Reborn

       Kesulitan yang dialami oleh pengguna printer pada saat ini adalah bagaimana cara mengisi ulang tinta baik warna atau hitam. Kebanyakan bersifat desktruktif atau merusak seperti mencongkel, membuka tutup bagian atas, mengebor bagian atas untuk memasukkan tinta bahkan sampai ada yang membuka tutup cartridgenya.

3940

Kejadian ini dialami Printer HP D3940 temenku Mas Iwan UNY. Cartridgenya bolong semua. Di cobakan error juga. Dibersihkan cartridge dan carit (tempat dudukan cartridge pada printer) tidak membantu. Mau dipakai cara menutup beberapa titik di cartridge…yang memakai bukan Om Bobo…ya dah..akhirnya memainkan fungsi alur pada bagian atas cartridge.

        Nah keadaan ini sebetulnya bakal merugikan kita sendiri. Cartridge jadi tidak tahan lama dan dengan beberapa kali isi ulang sendiri (3-4x) cartridge error. Itu masih bisa diganti dengan membeli cartridge yang error, tetapi bagaimana jika carit-nya yang error? Printer pastinya harus diganti.

Bila diperhatikan, pada bagian atas cartridge terdapat alur-alur dimana alur ini mengarah pada lubang tempat tinta dimasukkan. Nah fungsi dari alur ini untuk menjaga tekanan antara luar dan dalam cartridge sehingga saat proses print bekerja, tinta mempunyai tekanan cukup untuk mendorong/menjatuhkan tinta ke luar. Apabila tekanan berkurang atau bertambah dengan selisih banyak, tinta akan meler (keluar dengan sendirinya) baik ke bawah atau ke atas.

        Jika keadaan ini tidak diketahui, akan mengakibatkan bagian chips basah. Nah proses pembersihan dari tinta inipun jika kurang berhati-hati akan mengakibatkan cartridge tidak dikenali oleh carit atau catridge rusak. Banyaknya proses pembersihan baik menggunakan tissue atau kain halus juga akan berpengaruh pada tegangan chips cartridge.

Om Bobo biasana melakukan pengisian secara sederhana yaitu:

  • Persiapkan tissue dan alkohol 60%,
  • Bila cartridge belum pernah di bongkar, tarik penutup dari atas dengan hati-hati dan selesai hanya jika lubang tempat tinta akan dimasukkan sudah kelihatan. Jika sudah terbuka, tinggal memberi plester/perekat.
  • Isikan tinta 1/3 dari isi cartridge atau 3 ml atau secukupnya (yang terpenting, jangan sampai lebih dari setengah). Cara mengetahuinya, dengan diperkirakan saat masih kosong dan penuh baru.
  • Lekatkan stiker seperti semula. Gosok-gosok sampai tertutup benar. Atau bisa juga ditambah plester hitam rekat dan digosok-gosok supaya rekatnya bertambah,
  • Jika ada tinta yang keluar, bersihkan dengan tissue kering dahulu baru tissue yang dikasih alkohol.
  • Tunggu kering alkohol dan pasangkan ke printer .
  •         Biasanya, sehabis tinta diisi, lampu indikator printer berkedip-kedip. Biarkan saja. Langsung dicobakan untuk test printer. Nah setelah test gagal, di dapat konfirmasi di layar monitor biasanya level ink atau salah satu cartridge tidak dikenali. Tekan saja tombol Resume 10 – 20 detik, tunggu sampai lampu indikator tidak berkedip-kedip lagi. Jika tidak berhasil, lakukan pembersihan lagi cartridge dengan tissue, pastikan carit tidak terdapat kotoran dan yang terpenting: tangan jangan sampai terlelu sering menyentuh chips di cartridge…. Jika hasil print kurang memuaskan, bisa dilakuakan Maintenance pada Properties printer dan gunakan tinta rekomendasi dari HP atau dari produk lain khusus untuk printer HP

    Semoga membantu……