Drive F Hilang dari Explorer

Teman dari UNY datang dan bertanya mengapa drive F di komputernya hilang? Sedangkan saat itu tidak ada aktifitas mencurigakan seperti teman usil, virus atau menginstall. Yang hanya di lakukan adalah copy dan paste.

Dianya meminta kalo bisa dan harus bisa data di selamatkan. Skripsi dan TA katanya.

Let’s begin. HDD bertipe SATA 80 Gb. Setelah di pasang sebagai HDD tambahan dan telah terdetek, memang partisi F hilang. Bagaimana bisa?

Disarikan dari beberapa sumber: terjadi dikarenakan HDD kepanasan, spin terlalu cepat, bad sektor, file korup, dan virus sehingga membuat MFT rusak. Ciri utama adalah jika drive masih bisa tampak di explorer, jika di aksess akan timbul peringatan: x:/ is not accessable
corrupted file / unreadable

dan diminta untuk di format.

Jangan tergesa-gesa di format. Walaupun di format pun akan gagal (kebanyakan). Ni.. yang pernah di coba penulis:

1. Download Partition Find and Mount (jika partisi tidak tampak) di sini. Caranya sebagai berikut:

jika sudah di mount tinggal copy paste saja. betul?

2. Jika partisi tampak dan terdapat konfirmasi tersebut, download ini dan jalankan Acronis Disk Director Suit

Setelah selesai restart komputer.

3. Jika belum berhasil, masuk Command Prompt dan ketik : CHKDSK x: F/R (x isi dengan drive yang hilang) dan tunggu samapi selesai.

4, Jika belum berhasil juga, gunakan software backup data dengan terlebih dahulu membuat drive image untuk drive yang hilang. Software backup data banyak tersedia dan semanya bagus seperti ‘Easy Recovery Pro’ (http://www.ontrack.com) dan PowerQuest’s ‘Lost and Found’ (http://www.powerquest.com)

Advertisements

ACER 3270 Series Hang dan Stop Responding

Kelas Travelmate dengan spesifikasi (3273WXMi) Intel Core2Duo, 14.1″, Intel GMA950, 80 Gb HDD, DVDRW, 512 Mb RAM, WIFI< Bluetooth, LAN, Cardreader, Modem, no Cam. Di karenakan terinstall OS XP ori, pengerjaan keliahtannya hati2. Datang dengan keluhan ngehang dan stop responding. Dengan catatan: user sering (lupa sering atau tidak) merestore windows (terinstall NTI backup) dan terdapat partisi backup sebesar 3 Gb. 

Di hidupkan, tampak 3 user aktif dengan 1 user berpassword semuanya bertipe user admin. Dibiarkan beberapa saat, pads tidak berfungsi walaupun tombol fn+ F7 ditekan berulang. Diambil inisiatif untuk menscan dengan NOD32 update 21 Oktober 09 dan tertangkap beberapa virus Conflicker tetapi juga belum mengatasi. Conflicker adalah virus tipe worm yang menyerang komputer dengan basis sistem operasi Microsoft Windows cara menyerangnya dengan memanfaatkan kelemahan sistem operasi dan bergerak seperti sehingga komputer dengan mudah untuk dikendalikan. Lalu di uninstall semua aplikasi dan driver yang ada. Juga belum mengatasi.

Langkah terakhir adalah dengan me repair instalasi windows. Booting lewat CD/DVD dan pada opsi install lokasi pilih drive C (drive terinstall OS XP), biarkan sebentar untuk instalasi mencari OS sebelumnya. Jika ada terdapat pilihan repair. Maka pilih opsi ini jangan lewat opsi repair konsol windows. Di tunggu sekitar atau hampir sama dengan clean install waktunya. Setelah selesai meng-kopi file hilang atau korup, Windows siap logon.

Tetapi? Permintaan aktivasi Windows muncul, WPA aktif? Pertanyaan lanjut, bagaimana bisa logOn? Nah…caranya diakali sedikit (walaupun OS ORI tetapi perlu di akali juga). Booting lewat safe mode dan masuk sebagai Administrator (harus tahu password admin dulu, dalam keadaan ini, password admin tidak ada). Dan unduh file ini. Jalankan dalam keadaan Safe mode. Setelah selesai, restartlah komputer dan hasilnya….Logon ke desktop dari ke-3 user berhasil dengan tidak ada permintaan konfirmasi dari aktifasi windows dan windows menjadi normal kembali. Jadi, hang dan stop responding bisa dikarenakan system restore point yang jelek atau file restore point yang jelek dikarenakan virus atau bad hdd.

Sebenarnya apa sih keunggulan dan kerugian merestore?apa sih kerugiannya?
Kerugian akibat dari sering membuat restore point adalah kapasitas harddisk akan berkurang sangat besar bahkan bisa lebih besar dari space yang dipakai oleh windows XP, jika restore point yang digunakan kurang baik akan berdampak jelek pula, aplikasi terinstall setelah restore akan hilang kecuali data, proses scanning antivirus akan lebih lama dikarenakan ada antivirus tertentu yang menyecan system restore. Keuntungan dari system restore banyak lebih lagi jika user masih ingin mengembalikan data yang terhapus, kemudahan tanpa adanya install ulang.

Irql Not Less Or Equal

Terjadi pada Compaq CQ40–416AU. Spesifikasinya: AMD Turion RM75, 1 Gb RAM, 320 Gb HDD, 14.1″, DVDRW, ATI Chipset, Wifi, LAN, Modem, Cam, CR. Laptop dengan spesifikasi OK dengan harga OK juga. Permasalahan yang datang pun OK juga. Setelah di pakai sekitar 1 minggu, restart sendiri dan tidak mau booting tanpa adanya konfirmasi apapun di layar. Oleh si punya di reinstall OS Vista tetapi gagal.

Setelah datang, di coba di tempatku. Gagal juga. Pikir punya pikir tak coba disable Power saving Card Reader, No beep error, no boot from LAN, No boot from floppy dan akhirnya berhasil. Tetapi dengan catatan, terlihat konfirmasi: IRQL_NOT_LESS_OR_EQUAL.

Sebenarnya apa sih IRQL_NOT_LESS_OR_EQUAL itu? Di sadur dari sini. Intinya: bahwa ada gangguan terhadap system windows baik secara software dan hardware seperti disebabkan jeleknya (cara dan driver terinstall) driver software, kegagalan membaca dan menulis dari memori, registry yang korup atau inkompatibilitas file DLL yang tidak bisa terrekoveri.

Jika kerusakan disebakan driver terinstall, boot dan pilih Last Known Good configuration lalu Restart, lebih jelasnya lihat di sini http://support.microsoft.com/kb/307852/. Dan jika berhasil logon, coba untuk reinstal dengan driver update sesuai dengan hardware yang ada. Jika kerusakan di sebabkan oleh memori, coba bersihkan memori. Dan setelah di coba gagal, coba untuk menggantinya dengan memori lain. Coba juga untuk melepas perangkat hardware tambahan dan boot lah dengan minimum hardware.

Pada kasus CQ40-416AU ini, di coba dengan mengupdate bios lewat USB flash disk (kapasitas 4 giga dan terformat fat32). Download bios referensi vendor langsung di sini dan rename bios name dari 30FBF52.FD ke 30FB.bin (berekstensi BIN). Dengan keadaan baterei terlepas dan power tidak terpasang, colokkan USB ke sembarang port USB. Tekan windows logo + B dan tahan. Colokkan power dan tunggu sampai indikator pad berubah baru lepas tombol windows + B tersebut. Tunggu bekerja dengan indikator lampu USB nyala berkedip-kedip. Jika berhasil, akan mati sendiri.

Hidupkan dan bios terbaru telah terpasang. Dan jangan lupa untuk men default semuanya sebelum di coba. Tetapi hal ini tiak membantu karena masalah utama IRQL_NO_LESS_OR_EQUAL yang ada, kayaknya disebabkan oleh memori itu sendiri. Moga membantu. Terimakasih pada

http://agniva-pckeeping.blogspot.com dan

http://forum.notebookreview.com untuk review dan cara mengupdate bios.