COMPAQ CQ40-416AU, Vista, BSOD ?

Datang lagi satu laptop Compaq Cq40-416 AU.

Spesifikasi dari CQ40-416AU ini: AMD Turion RM75 (2.2 GHz), 1 Gb RAM, 320 Gb HDD, 14.1″ LCD, DVDRW, ATI 3200 VGA Chipset, Wifi, LAN, Webcam. Modem dan CardReader, No OS.

Datang dengan keluhan setelah di pakai satu minggu, suatu saat tidak mau booting. Di coba reinstall pakai Vista gagal terus. Katanya tidak ada kalimat Press any keys to continue………… Di coba memakai OS XP SP2 juga gagal. Malah katanya, sampai ada layar biru segala macam. Sebelumnya di install memakai OS Vista ORI dan sudah di aktifasi, katanya. Data tidak masalah kalo hilang yang penting bisa kepakai lagi.

Nah ini dia…eksperimen. Pertama kali ku perhatikan fisik dan ok. Lalu coba kuhidupkan dan memang lama banget dan bahkan tidak tanpak adanya aktifitas HDD. Ku coba install Vista, gagal. Lalu XP slipstream AHCI NForce dan AHCI ATIAMD. Gagal juga. Masuk bios dan tak perhatikan semua masih default.

Nah ni…akhirnya ku tanya orangnya, installnya di mana, kalo ORI kenapa tidak ada stiker Windows, apakah Vistanya di crack? Jawabannya: tidak di service resmi (teman) dan juga di crack. Wah langsung tancap gas ni, booting lewat Hirens Boot CD 9.8 dengan USB HDD sebelumnya di pasang. Mengapa memakai USB HDD?  Disebabkan HDD laptop tidak bisa menulis file temporary yang digunakan oleh Hirens. Berhasil ……masuk Mini Windows XP Hirens. Ku coba akses HDD CQ40, gagal, gagal dan gagal. Demi keamanan bersama, laptop ku booting lagi lewat Hirens dan ku pilih DOS aplikasi Hirens, AcronisDisk Director. Benar juga perkiraan….Acronis mendeteksi adanya bad sektor, MFT error, cluster error. Mungkin jalan penyelesaian memakai LLF (LowLevelFormat) tetapi masih garansi kan…….aman.

Besoknya kita JJS ke Service Centre Compaq HP Yogyakarta, Jalan Monjali dan laptop tuh di minta untuk ditinggal dengan terlebih dahulu menceriterakan kejadian sebenarnya proses errornya dan apa saja yang telah kulakukan. 3 hari nunggu, HDD error dan dalam konfirmasi garansi. Nunggu, nunggu dan nunggu.

Tetapi mengapa HDD bisa rusak gara-gara Vista, crack?

Kompie atau Laptop yang berjalan pada Windows Vista dan berchipset NVIDIA dengan dilakukan proses crack akan terjadi BSOD (BlueScreenOfDeath). Hal ini terjadi setelah menginstall Nforce4 PCI-Express Root Port (bagi nForce 4 mainboard) dan nForce PCI System Management (bagi nForce 2 mainboard).

Windows has shut down to stop damage: ROYAL.SYS

ROYAL.SYS: An attempt was made to write to read-only memory.

Technical Information:

***stop: 0×000000BE (0×82001170, 0×0 20121, 0×8063A3A, 0×0000000B)
***royal.sys – address 80467309 base at 80463000, date stamp 45e7e315

BSOD terjadi dikarenakan konflik dengan royal.sys dan rusaknya driver NVIDIA. Royal.sys merupakan OEM BIOS emulation driver dari Paradox OEM emulation Vista crack yang berfungsi sebagai OEM emulasi berdasar informasi BIOS ACPI_SLIC untuk melakukan crack dan aktifasi Vista. Untuk mengembalikan ke Normal Mode cukup dengan booting, tekan f8 dan pilih konfigurasi saat Windows bekerja baik. Biasanya berhasil. Jika gagal masuk safe mode dan restore Vista ke keadaan awal sebelum terjadi BSOD. Jika gagal lagi, nih mungkin bisa membantu:

  • Boot dan pilih Safe Mode, 
  • Setelah masuk safe mode, rename file pada \Windows\System32\Drivers\royal.sys menjadi lainnya, seperti royal.fts atau royal.bck
  • Restart 
  • Dan masuk desktop seperti biasanya. Lalu masuk Control panel -> Hardware and Sound -> Device Manager.
  • Pada Device Manager, di abwah kategori System Devices, terdapat “NVIDIA Nforce4 PCI-Express Root Port” atau “NVIDIA nForce PCI System Management”. Klik kanan pada kategori ini, pilih Properties.
  • Klik tab Driver dan pilih Roll Back Driver, atau Uninstall Driver jika Roll Back Driver berwarna lain. Device akan kembali menjadi SM Bus Controller atau Unknown Device setelah di refresh.
  • Pilihan lainnya dengan menginstall driver cd bawaan mainboard. Driver lama PCI tidak akan crash dengan royal.sys dan tidak akan memberi kita BSOD. Untuk hardware lainnya jangan diinstall, kecuali wifi, modem, lan yang diperlukan untuk bekerja.
  • Rename kembali royal.fts atau royal.bck yang ada di \Windows\System32\Drivers\ menjadi royal.sys.
  • Restart komputer. BSOD tidak terjadi dan Vista tetap teraktifasi.
  • Jika kita menginstal Vista, untuk menghindari BSOD terjadi dan crack berhasil, sebaiknya jangan install Nforce4 PCI-Express Root Port dan nForce PCI System Management.

    Sebab, jika terjadi BSOD terlalu sering, kompie atau laptop biasanya mati mendadak, hang atau restart mendadak. Mengapa hal ini biasanya membuat HDD bisa terkena bad sektor atau bahkan rusak tidak bisa dipergunakan. Be wise for crack.

    Nih spek driver dari CQ40-416AU dan driver link untuk XP:

    1. Sound IDT High Definition Audio, ALPs Touhpad, ENE CIR, AMD USB filter, Broadcom Wifi, Realtek RTL8102E Family, CardReader JMB38X, dan utilities lain  — http://h10025.www1.hp.com/ewfrf/wc/softwareList?os=2093&lc=en&dlc=en&cc=us&product=3965056&lang=en

    2. AMD Video — http://game.amd.com/us-en/drivers_catalyst.aspx?p=xp/integrated-xp

    3. BIOS update — http://h10025.www1.hp.com/ewfrf/wc/softwareList?os=2093&lc=en&dlc=en&cc=us&product=3965056&lang=en

    Cara menginstalnya tidak memerlukan alur tertentu dan sound pasti ada. Untuk peng-instalan OS XP SP2 hanya diperlukan file AHCI (http://www.gigabyte.com.tw/Products/Motherboard/Products_List.aspx?VenderType=AMD&CPUType=socket+am3), bisa menggunakan floppy USB atau slipsteaming ke OS XP. Setelah selesai,nantinya pada Device Manager ada satu driver tidak terinstall yaitu High Definition Audio. Tapi biarkan. Hal ini tidak menggangu serta lagi pula suara sudah ada. Untuk update BIOS, perlu pertimbangan lanjut. Jangan meng-update bios dari CD bawaan yang di kasih dari toko tempat kita beli. BIOS hanya dapat di unduh dari website resmi produk terkait. Disarankan meminta bantuan ahli atau ke Service Center terdekat jika ingin melakukan update BIOS.

    Advertisements

    Memilih Antivirus yang Baik dan tepat Sasaran

    Banyak yang mempertanyakan: bagaiamna antivirus yang baik dan apa itu, mana yang update dan proses scanning terbaik, lebih bagus mana di deep freezee atau di kasih antivirus atau keduanya?

    Nah menurut penulis dan pengalamananya begini: Antivirus merupakan suatu software untuk membantu pemakai mengantisipasi malware baik berupa worm, Trojan dan sebagainya yang dapat mengakibatkan terganggunya system atau rusak/hilangnya file-file pemilik kompie.

    Sedang Wikipedia mengatakan kayak ini: Antivirus (atau anti-virus) software digunakan untuk mencegah, mendeteksi dan menghilangkan malware, termasuk virus komputer, worms, dan trojan horses. Program ini juga dapat mencegah dan menghapus adware, spyware, dan bentuk malware lainnya.

    Nah menurt definisi itu, ketapi harus bijak dalam menentukan antivirus apa yang digunakan. Apakah workstation, home, bisnis atau lainnya. Untuk beda masing-masing sila googling aja.

    Menurut penulis, antivirus bagus itu:

    1. Mampu mendeteksi keberadaan virus dan variannya dengan baik walaupun sekedar pemberitahuan dikarenakan antivirus belum bisa untuk menghapus atau mengkarantina virus. Sehingga kita mempunyai kesempatan untuk mengupdate databasenya,
    2. Jika terserang virus, proses antivirus tidak dimatikan oleh proses virus,
    3. Proses scanning antivirus tidaklah memberatkan system secara keseluruhan,
    4. Proses update atau file update dapat diperoleh dengan mudah walaupun waktu pengunduhan file update lama,
    5. Jarang melakukan proses pendeteksian positif palsu (kecuali file-file patch, crack dan teman-temannya, dimana hampir semua antivirus mendeteksi sebagai virus)
    6. Walaupun sudah kadaluwarsa (1 bulan lebih database antivirusnya), antivirus masih cukup baik mendeteksi virus
    7. Jika terserang virus dan kompie belum ada antivirus, saat proses peng-installan antivirus, installasi bisa berlangsung sampai selesai,
    8. Interface mudah, baik dalam penggunaan scan manual atau otomatik

    Itu dia sekiranya kriteria antivirus yang baik (pengoperasian, kehandalan, stabilitas, update) menurut penulis.

    Menurut Wiki lagi begini: Deep FreezeFaronics, merupakan sebuah aplikasi yang berbasis system operasi Microsoft Windows, Mac OS X, dan SUSE Linux operating systems dimana system administrators diijinkan untuk melindungi dari core operating system dan konfigurasi filenya dalam workstation atau server dengan me-restore komputer kembali ke konfigurasi awalnya  setiap kali komputer restart. Jadi Deepfreeze bukan merukan suatu antivirus, worm, Trojan dan sebagainya. Deepfreeze berfungsi menjaga keadaan state dari suatu kompie atau laptop. Maksud state adalah bahwa perubahan apapun yang dilakukan terhadap kompi baik install driver, hapus rename dan format dari drive yang di freeze maka dengan mudahnya system akan kembali seperti sediakala, sebelum dilakukan perubahan, setelah kompie di restart. Freeze bisa dilakukan pada drive C atau semua drive sesuai kesukaan. Bagi pecinta game dan mobile, deepfreeze mungkin bukan sebagai suatu alternative pengganti antivirus. Tetapi bayangkan jika suatu saat kita mau menginstall software, otomatis deepfreeze kita disable untuk beberapa restart sesuai kebutuhan, dan software ini pembawa virus, akankah kompie aman dari virus juga setelah di DeepFreeze? Tetapi semuanya bgus asal bijak dalam pengelolaan file dan maintenance system opersinya.

    Antivirus seperti antibiotik bagi penyakit infeksi, AINS bagi penurun panas, antihistamin untuk alergi dan sebagainya……….