Power on Password (POP), Harddisk Password (HDP), Supervisor Password (SVP)

Password atau bisa di baca di http://en.wikipedia.org/wiki/Password digunakan oleh pengguna untuk menjamin amannya data dan sistem dari pihak kedua yang tidak berkepentingan, terjaminnya privasi dan rasa aman. Produsen tidak sembarangan dalam memberikan fitur-fitur yang berhubungan dengan password, maksudnya bahwa produsen ingin memuaskan pelanggan bahwa semua yang berhubungan dengan privasi aman. Sehingga bisa diartikan bahwa password “tidak dengan mudahnya untuk ditembus” dengan cara-cara biasa. Tidak hanya dengan reinstall/clean install windows, password bisa hilang (POP, HDP, SVP). Password hanya bisa di buka oleh yang berkepentingan/pemilik barang. Tetapi bagaimana jika terjadi pemilik lupa password? Bagaimana bisa password terlupakan. Bagaimana nasib barang jika masih dalam masa garansi?

Terlupanya password tidak ter-recover oleh garansi yang ada. Di asumsikan bahwa password lupa merupakan kesalahan dari pemakai.

Barang: Laptop Lenovo G450 dengan masa garansi tersisa 4 bulan dan legal

Gejala: Laptop dihidupkan, langsung tampak Supervisor Password, masuk bios juga meminta SVP

Tindakan 1: Di bawa ke service senter (Toko H) di kota Om Bobo, dengan hasil Toko H bisa menghilangkan Password yang ada dan meminta biaya sekitar 250rb tanpa ada jaminan garansi. Terus terang, OB cancel….(dalam kurun 2 harian setelah barang di ambil, ada masalah dengan Toko H yang mau –menurut OB, mengakali konsumennya-). Kesalahan OB: tidak meng-ecek ada tidaknya HDP!

Tindakan 2: Masuk cara OB

Langkah yang dilakukan OB adalah dengan melakukan update bios dengan asumsi, bios lama terupdate dan kembali ke default factorynya dengan password ter-remove, sama jika kita melepas baterei cadangan. Caranya dengan masuk recovery console. Recovery Console bisa dilakukan dan legal.

1. Unduh bios terbaru dari IBM dan sesuaikan dengan model yang dipunyai.

2. File yang ada di ekstrak menggunakan ekstraktor dan nantinya didapat 12 file dengan salah satunya file BIOS.wph dengan besar file 2095 kb

3. Siapkan UFD dan format dengan HP Formatter yang telah di unduh. Format UFD dengan file sistem fat.

4. Nah masuk langkah ini, bisa dibagi menjadi dua bagian.

a. Jika laptop telah dibongkar dan baterei cadangan telah di jumper dan SVP level user bisa hilang, UFD di format fat berisi DOS dan dimasukkan file BIOS.wph dan versi flash bios yang ada (Phoenix/AMI/lainnya). Baru dilakukan flash bios sesuai dengan manual yang ada.

b. Jika setelah baterei cadangan di jumper dan SVP level user tidak hilang, lakukan langkah 5.

5. UFD yang telah diformat fat (supaya bisa booting di dos) dan berisi BIOS.wph di colokkan ke port USB dalam kondisi baterei dan catu power dicabut

6. Tekan tombol fn+b/w dan tahan

7. Pasang catu power dan nyalakan laptop. Pada saat ini, hanya kipas yang nyala, LCD gelap. Tunggu samapi timbul suara beep 1x dan sistem mulai membaca UFD (indikator UFD berkelip) baru lepaskan tombol fn+b/w

8. Pada kondisi ini, laptop masuk ke bios recovery mode. Lebih jelasnya mengenai bios recovery mode dapat dibaca di sini atau juga di sini.

9. Tunggu 10 menit sampai sistem booting dengan sendirinya. Pada tahap ini, bios telah ter-flash. Setelah berhasil, bios meminta default setting dan password akan terhapus. Cabut UFD. Konfigurasi bios dan restart.

10. Kegagalan terjadi pada tahap: format UFD, pemberian nama file bios, proses masuk recovery console, power management di bios (hapuslah file emm386 dan HIMEM.sys dari UFD untuk menjamin tidak terganggunya proses update bios). Ulangi lagi sampai berhasil.

Om Bobo melakukan bios recovery mode tanpa menyertakan HDD karena HDD juga terpassword dan bisa mengganggu proses bios recovery mode. HDD yang terpassword bisa dihilangkan tetapi tidak pada sistem yang sama. Cara menghilangkan HDD terpassword yaitu dengan memindahkan HDD ke sistem lain (biasanya desktop) dan dilakukan dengan tidak mudah. Karena password HDD tersimpan pada memori HDD bukan pada bios laptop. Sampai saat ini, laptop yang OB kerjakan, HDD tidak bisa dihilangkan passwordnya.

Semua resiko dari proses di atas ditanggung sendiri.

Nah menurut IBM:

IBM mempunyai tiga sistem password pada setiap laptonya yaitu: power-on password (POP), hard disk password (HDP), dan supervisor password (SVP). Jika salah satu darinya dibuat, permintaan password akan ada seketika laptop di hidupkan dan tidak akan melanjutkan proses booting kecuali password diisikan. Perkecualian: Jika hanya SVP yang dibuat, permintaan password tidak akan ada ketika booting masuk ke OS.

Menghilangkan POP

Untuk menghilangkan POP yang lupa dan SVP tidak ada dan atau diketahui oleh pemilik:

a. Matikan laptop

b. Cabut baterei laptop

c. Cabut baterei cadangan (bios baterei)

d. Hidupkan laptop, setelah POST selesai, password hilang

e. Pasang kembali baterei cadangan (bios baterei) dan baterai laptop

Untuk SVP yang benar-benar terlupa, dibawa ke SC terdekat.

Tidak ada cara untuk menghilangkan HDP, baik tingkat user atau master. SC mengganti HDD dengan pemilik mengganti biaya pergantian HDD. Data tidak ter-recover.

Sekali lagi, be legal dan semua tindakan yang OB lakukan benar-benar ditanggung sendiri.

Advertisements

Error Installasi Adobe Photoshop CS3

Kejadian ini dialami Mas Tri. Setelah mencoba portable Adobe Photoshop CS4, dengan Adobe Photoshop CS3 terinstall,  CS3 tidak mau digunakan untuk membuka file JPEG dan BMP. CS3 lalu diuninstall. Tetapi saat proses uninstall, setup tidak berjalan semestinya. Sehingga ditimpa saja menggunakan CS4. Proses installasi CS4 pun tidak berjalan semestinya. Setup berjalan kemudian tiba-tiba tertutup sendiri. Tidak ada pesan kesalahan dan tidak ada proses installasi.

Kejadian ini menurut perkiraan Om Bobo pertama kali hanya file tertentu dari setup adobe yang hilang sehingga ditimpa langsung bisa. Ternyata tidak. Pernah dialami Om Bobo tetapi berhubungan dengan SPSS. Hanya tinggal update Windows Installer selesai. Tetapi juga tidak berpengaruh. Virus, kapasitas HDD, antivirus dan beberapa program yang semula dikira mempengaruhi, juga tidak. Ternyata dipengaruhi oleh beberapa hal seperti Adobe CS3 won’t install, PhotoshopCS3 won’t install from disk, atau Adobe Forum.

Setelah googling dari beberapa sumber dimana salah satunya dari Adobe, Om Bobo melakukan langkah sebagai berikut:

  1. Unduh dan jalankan  WindowsInstaller-KB893803-x86. Jika meminta restart, restart kompie/ laptop.
  2. Coba Uninstall Adobe CS4 (berhasil) lalu CS3 (gagal) beserta addon-nya,
  3. Unduh dan jalankan Windows Install Clean Up. Pilih hanya pada semua bagian “Adobe saja”,
  4. Hapus semua file yang ada hubungannya dengan Adobe di drive C dan registry kalo ada. Pakai search (lihat file atau bagian registry mana saja yang aman dihapus di sini),
  5. Register jscript.dll dan vbscript.dll,
  6. Install CS3 sesuai petunjuk, jika gagal, uninstall dan install lagi (berhasil),
  7. Install CS4 sesuai alur (berhasil)
  8. Coba Portable CS4, aman tanpa masalah….

Pesen Om Bobo, sebelum proses upgrade software ke versi di atasnya, misal Adobe CS3 ke CS4 atau Office 2003 ke Office 2007, perhatikan apa yang diminta CS4 atau Office 2007 terhadap installasi CS3 atau Office 2003 yang telah ada. Pada Office, terdapat konfirmasi upgrade, hapus, biarkan installasi office awal. So…pilih mana yang sesuai dengan kebutuhan…smile_shades

Compaq CQ40-717TU dan CQ40-154 TU: Masalah Klasik – Virus

Kedua laptop ini, Compaq CQ40-717TU dan CQ40-154TU datang selisih satu hari. 154TU milik Mas Pintoko dan 717TU milik Mas Ari. Sebetulnya tidak ada suatu permasalahan. 154TU error dikarenakan pemakaian touchpad (file dan folder ter-drag ke mana-mana) sehingga mengakibatkan error windows. 717TU di ambil Om Bobo sore hari langsung dari toko.

CQ40-154TU

CQ40-717TU

 

 

  

Keduanya minta OS XP terinstall. Seperti biasa, semua data dokumen di pindah dahulu ke drive lainnya. Untuk 154TU, terdeteksi beberapa virus, dengan tipe: Win32/Slugin.A virus dan Win32/Agent.ONQ trojan. Terdeteksi menggunakan ESS 4.2.35.0 dan langsung di hapus. Proses installasi kedua laptop ini sama seperti kebanyakan laptop Compaq pada umumnya, membutuhkan slipstream AHCI atau memakai USB FDD.

Setelah selesai, proses installasi driver dari kedua Compaq ini tidak terlalu istimewa dan berlangsung tanpa masalah. OS XP yang dipakai SP2. Sound langsung terinstall tanpa masalah, tipe sound keduanya IDT. Tidak ada urutan tertentu dalam installasi drivernya.

Untuk driver 717TU Compaq menyediakannya: Driver 717TU untuk semua OS. Sedangkan 154TU bisa di peroleh di: Driver 154TU atau Driver 154TU.

Sony PCG-5KFP (VGN-CR353): Data Hilang

Data hilang? Sesuatu yang menakutkan kita bukan? Tapi data yang mana dahulu? Menurut Om Bobo: data itu, file yang berekstensi dokumen (doc, docx, pdf dsb), gambar (bmp, jpg dsb), multimedia (avi, dat dsb) dan banyak lagi. Kalo safe-safe-an game?, installasi game? ini dia yang membuat Om Bobo pusing! Laptop ini:

Sony Vaio VGN-CR353yang punya temannya Mas Kiki UPN. Datang ke Om Bobo dikarenakan WLAN tidak mau jalan dan dilakukan restore dari DVD restore Sony-nya dan tidak mau tampil ke desktop dengan konfirmasi proses instalasi berjalan prematur, silakan lakukan proses installasi lagi. Bawaan Windows Vista Home. Untuk drivernya bisa di unduh Sony VGN-CR353 -Sony Australia.

Data ingin diselamatkan, tetapi permasalahannya, sinkronisasi antara data yang dimaksud Om Bobo dan orangnya tidak sama. Memang ada beberapa aplikasi (termasuk game) proses installasi hanya tinggal copy dan paste saja. Tapi pada keadaan ini? hehehe…smile_thinking……Semua program dan data di My Documents hilang setelah Om Bobo lihat menggunakan Hirens Boot CD. Setelah tarik ulur, Om Bobo hanya mengatakan, besok sore atau paginya tak konfirmasi.

Nah setelah dipikir masak, tak kerjakan full time sampai pagi. Proses pengambilan data, Om Bobo menggunakan Recover My Files pada kompie Om Bobo. Terlebih dahulu Om Bobo menggunakan Find And Mount untuk melihat apakah partisi dahulu bisa di mount apa tidak. Ternyata gagal. Yah berhasil juga…sekitar 6 Gb dapat diambil……

Sebenarnya Om Bobo kurang suka dengan yang namanya CD/DVD Recovery (walapun banyak sekali manfaatnya – jika pengerjaannya benar), partisi recovery. Lebih enak jika driver di copy ke CD/DVD tersendiri dan jika install ulang tinggal masukkan CD/DVD ini. Memang di dalam CD/DVD atau partisi recovery sudah terdapat OEM atas hardware kita dan itu sebagai kelebihan yang kita punyai…tapi sekali lagi, jika kita suka sesuatu (software dsb) belilah yang asli…dan gunakan CD/DVD atau partisi recovery dengan bijaksana….

Akhirnya, laptop ini Om Bobo install OS Win7 dan menghilangkan partisi recovery dengan menyarankan untuk membakar driver yang sudah Om Bobo persiapkan serta berpesan menjaga CD/DVD recovery jangan sampai rusak/hilang jika suatu saat diperlukan….

Windows Live Writer: Solusi Offline Blog

Om Bobo punya teman yang gemar fotografi. Namanya Tri Prasetyo. Bagi yang berminat bisa menghubungi lewat blognya. Web sudah ada.

Mas Tri mau minta ajar bagaimana cara menulis, upload dan edit blog secara offline (sebetulnya atas rekomen Om Bobo juga ya….).

Menurut Om Bobo, solusi atas hal itu adalah Windows Live Writer.

WLW Windows Live Writer (WLW). WLW merupakan alat untuk menulis blog secara offline dan dapat di publikasikan kapan saja saat kita online. WLW mendukung beberapa layanan blog, seperti WordPress, Blogger, Windows Live dan sebagainya. Bagi yang berminat, silahkan unduh Download WLW.

Persyaratan komputer atau CPU yang di minta dapat di lihat System Requirements WLW.

Setelah di unduh, installasi WLW berlangsung saat online. Jadi, WLW sebaiknya digunakan pada komputer/laptop pribadi bukan di komputer warnet. Saat proses installasi, tunggu sampai selesai. Untuk memudahkan dan mempercepat installasi, sebaiknya install dahulu Silverlight 3 dan Net3/3.5. Karena saat instalasi, Net3/3.5 – Cari di sini dan Silverlight 3 ikut terinstal. Jika keduanya sudah terinstall dahulu, maka keduanya tidak ikut di install.

Terdapat pilihan installasi: Messenger, Mail, Writer, Photo Gallery, Movie Maker, Family Safety dan Toolbar. Om Bobo hanya memilih Writer (yang diperlukan hanya itu – bagi Om Bobo). Setelah selesai, kita diminta untuk sign up Windows Live Blog atau tidak. Jika kita belum punya blog dan ingin menulis di Windows Live, tinggal klik saja dan ikuti langkahnya.

Setelah itu jalankan WLW dari start menu. Pada awalnya kita akan disuguhi halaman ini:

Halaman pertama setelah selesai instal WLWOm Bobo pilih Other blog karena sudah mempunyai blog. Langkah selanjutnya tinggal mengisi alamat blog kita, username dan password. Selesai…

Untuk memperkaya dan memudahkan kita dalam menulis, Om Bobo menyarankan untuk menambah plugins. Bisa di dapat Plugins WLW. Pilihlah plugins yang sesuai dengan kebutuhan saja…Sekali lagi, pastikan net3/3.5 terinstall karena ada beberapa plugins yang membutuhkannya.

Jika setelah selesai install ternyata WLW tidak bisa dijalankan, ada beberapa penyebabnya: kita memilih opsi Already have Windows Live ID’s (saat Publish, pasti minta ID Windows Live meskipun ID blog kita sudah dimasukkan), persyaratan tidak dipenuhi. Untuk itu, reinstall WLW dengan pilihan bahasa lain (awal English, diganti Indonesia) atau versi lain dari WLW…

Sekitar mitos kompie dan laptop

Kali ini Om Bobo mau memberi info terhadap kerusakan kompie milik teman Om Bobo: Mas Naskah dan Mas Omed. Keduanya mempunyai board Asus P5RD2VM dan Asus P5PEVM dengan masing-masing berprocessor Intel DC 3.00/1/800 dan 2.66/2/533. Untuk informasi teknologi dan sebagainya mengenai processor Intel dan board Asus bisa dibaca di sini dan di sini. Sebelumnya: untuk Mas Omed telah datang dengan kondisi jika dihidupkan hanya bertahan beberapa detik. Dan telah diketahui bahwa permasalahannya terletak pada 12 volt ke board yang jelek. Dan diamati bahwa processor pernah dibuka dan dalam kondisi permukaan sangat bersih. Dengan tidak ada kotoran pasta processor yang melekat.

Setelah diganti dengan power Om Bobo (2nd dan hanya ada itu satu-satunya), berhasil hidup dan tanpa masalah untuk beberapa minggu. Kesalahan Om Bobo saat barang dibawa pulang: tidak memberitahu bahwa processor cacat (kepanasan) dan ada kemungkinan board ikut-ikutan dikarenkan power yang jelek. Dan tidak merekomendasikan untuk diganti powernya…maklum saat itu sibuk dan banyak teman hingga sampai lupa…maaf ya Mas Omed…Datang untuk kedua kalinya dengan keluhan sama (hidup beberapa detik) setelah hidup (katanya) 3 hari 3 malam. Keren juga.. Sedangkan untuk milik Mas Naskah, murni dikarenakan power tidak memadai.

Spek Mas Omed: 512 DDR I, VGA OB, 80 Gb. Aplikasi: FM

Spek Mas Naskah: 512 DDR II, 80 Gb, GF6600. Aplikasi: pernah PES, NFS

Keduanya mengalami kejadian sama: kerusakan dikarenakan PSU. Sebagai referensi, silahkan baca di sini atau di sini.

Setelah dicobakan (indicator board kuning), gagal hidup semuanya. Processor Om Bobo cobakan ke P5KPLAM-SE dan DG31PR juga gagal!! Board keduanya dicobakan C2D 4400 dan Celeron 430, gagal!! Baik board keduanya tidak menandakan chip panas, hanya saja bagian bawah processor sangat panas. Kesimpulan Om Bobo untuk keduanya: processor dan board error/rusak. Akhirnya Om Bobo cuci kedua board itu dengan sabun cuci dengan terlebih dahulu bios (socket) dan baterei dilepas. Om Bobo tinggal saja di lantai dalam keadaan miring dikarenakan saat itu Om Bobo pulkam sekitar 1 bulanan. Proses pencucian ini, harapan Om Bobo, semua jalur menjadi terbuka bebas dari kotoran dan mengaktifkan kembali beberapa kapasitor yang rada error. Bahasa Om Bobo: meng-konslet-kan supaya muatan hilang. Benar apa tidaknya secara rasio Om Bobo belum menemukan referensinya. Hanya saja beberapa teman yang terbiasa service board dan televisi, perlakuan ini kadangkala di lakukan..

Sesampainya lagi di YK, langsung Om Bobo cobakan board yang telah dicuci dahulu. Hidup…Persis seperti board P3 GA-60XT-A Om Bobo dahulu kala. Tetapi hanya untuk P5RD2VM dan dengan processor C2D 4400 serta tetap mati dengan processor keduanya. Senang sekali rasanya…Langsung dipersiapkan segala keperluan untuk install. Proses berjalan dengan nyante dan OK…tetapi hang saat menit-menit terakhir…yah pertanda buruk ini…processorku atau….? Ternyata memang board tidak bertahan…

Nah sekedar saran untuk kita semua termasuk Om Bobo, coba renungkan beberapa hal berikut:

a)      Hindari pemahaman: beli baru langsung di reyen (dicoba 1 hari satu malam full atau lebih). Barang juga bisa panas dan panas ini juga bisa merusak walaupun tergantung pada suhu kamar. Kerusakan barang beli baru bisa dilihat saat proses installasi OS, kipas bergerak atau tidaknya dan power tidak bisa hidup,

b)      Sehabis di service, juga di reyen. Jika sebelumnya dalam keadaan OK dan di service hanya karena virus, hindari juga hal demikian. Semakin lama barang, semakin rentan terhadap kerusakan,

c)      Besar memori VGA mempercepat grafik. Mungkin ada benarnya. Kita beli baru dengan kapasitas memori 512 tetapi dengan teknologi dulu, lalu dicobakan main game dengan spesifikasi 512, belum tentu akan baik hasilnya. Malah akan merusak VGA itu. Faktor DDR, power supply, kondisi OS, jumlah RAM juga mempengaruhi nya, Coba baca di sini atau di sini

d)      PSU dengan daya watt besar akan semakin baik. Benar, tetapi harus diperhatikan kestabilan output dari PSU itu sendiri dank e arah mana kompie kita mau dibawa serta kestabilan listrik utama,

e)      Kerusakan terbesar dari USB karena langsung di cabut. Benar adanya jika proses pengkopian atau proses kerja berlangsung di USB. Hal ini akan merusak hardware dan software (FW) USB itu sendiri. Apa gunanya PnP?

f)        AMD lebih cepat dari Pentium. Untuk sementara dengan kondisi hardware sama, Om Bobo setuju. Tetapi tingkat kecepatan (performa) processor juga didukung oleh board yang bagus, memori, VGA dan PSU, untuk perbandingan, silahkan jug abaca di sini.

g)      Layar kelip, dianggap rusak. Kurang benar adanya. Pada beberapa game dan aplikasi, terjadi penyesuaian refresh rate, frame rate dari software terhadap monitor dan VGA. Untuk pastinya rusak atau tidak, bawa ke service terdekat atau service center terdekat (jika ada dan mau menerima barang non garansi)..

h)      Ada tambahan..?

Cara dan Langkah Aktifasi kartu perdana im2

Aktifasi im2 bermasalah? Apakah dari Indosatnya? Atau bagaimana? Nah yang dimaksud Om Bobo ini: cara peng-aktifasi-an kartu im2 yang kurang benar. Banyak sekali permasalahan dengan proses aktifasi ini. Dari teman UIN sampai UNY. Dari mahasiswa atau bukan. Permasalahan utama terletak pada saat setelah aktifasi, kartu tidak bisa dipakai.

Nah langkah umum dan gampang sebagai berikut:

  1. Belilah USB Modem yang sesuai kebutuhan. Baik dana dan fitur USB itu sendiri. Jangan membeli modem bertipe 3G jika tempat kita tidak bisa mendapatkan sinyal 3G. Dari segi dana, tentunya kembali ke individu masing-masing. Semua USB Modem baik dan bagus,
  2. Belilah kartu im2 sesuai kebutuhan juga. Jangan beli im2 dengan perdana nominal di atas 150 ribu jika HANYA ingin bermain chatting atau mencari informasi dengan tidak melakukan aktifitas download file.
  3. Tanyakan pada toko apakah kartu sudah diaktifasi atau belum. Jika sudah, tanyakan User dan Passwordnya. Jika belum aktifasikan sendiri atau langsung minta bantuan toko,
  4. Detekkan USB Modem ke PC atau laptop, dan install aplikasi yang sesuai dari USB Modem itu sendiri. Setelah selesai,
  5. Buat koneksi dari: Start – Accessories – Communications – New Connection Wizard. Pada menu New Connection Wizard: Next – Connect to the internet – Set up my connection Manually – Connect using dial up modem – pada ISP name, isikan sembarang (misal: indosatm2) – pada phone number, isikan *99# – pada username dan password, isikan Usernamae: indosatm2 dan Password: prabayar – Next – Finish.
  6. Klik Start – Connect to – dan pilih koneksi yang barusan kita buat (indosatm2) – Dial. Otomatis setelah berhasil dial akan masuk ke Aktifasi Indosat,
  7. Masuk ke sini dan pilih Aktifasi Sekarang, sesuaikan dengan tipe USB Modemnya. Di situ pengkhususan hanya pada tipe USB Modem ZTE MF626
  8. Isikan sesuai apa adanya. Jika ada undian? Hehehehee….
  9. Setelah selesai dan pasti, klik berikutnya,
  10. Pada Jenis Layanan, pilih sesuai selera. Customer Id dan Activation Code terletak pada bagian belakang voucher perdana im2. Pada Username dan Password, jangan isikan dengan Username dan Password yang dibuat awal tadi!!! Isikan sesuai kehendak kita!!! Yang penting Password kuat. Username dan Password di sini, beda dengan Username dan Password pada koneksi indosatm2 awal.
  11. Setelah yakin, tulis Kode Verifikasi (besar kecil huruf mempengaruhi) dan klik aktifasi. Setelah itu terdapat konfirmasi bahwa kartu sudah teraktifasi.
  12. Langkah selanjutnya mengkoneksikan im2 kita dengan Username dan Password yang kita isikan paling akhir. Untuk cara pengisian Username dan Password tergantung pada tipe masing-masing USB Modem. Om Bobo lebih menyukai pembuatan koneksi manual.
  13. Untuk tipe kartu perdana im2 yang sudah teraktifasi dari toko, Username dan Password biasanya menggunakan Username: Customer Id, dan Password: Activation Code

Pada saat browsing, beberapa tips yang Om Bobo gunakan untuk mempercepatnya, walaupun sebenarnya im2 sudah cepat (jika sinyal sesuai):

  1. Pakai antivirus yang mumpuni (menurut kita dan referensi) dan terupdate. Alangkah baiknya jika antivirus itu mempunyai fitur Firewall. Fungsi antivirus di sini bukan hanya sekedar antisipasi virus masuk tetapi juga sebagai filter web,
  2. Kalo bisa, update security windows,
  3. Install browsing yang disukai. Om Bobo menggunakan IE8 dan diberi addon ie yang sesuai. Terutama accelerator dan search enginenya. Untuk Mozilla bisa juga disesuaikan. Untuk modifikasi lanjut tidak Om Bobo lanjutkan (seperti tweaking IE atau Mozilla – kurang tau juga),
  4. Jika koneksi melambat, periksa dahulu koneksi. Terdapat Errors atau tidak, cek di antivirus terdapat adanya phising, attack firewall atau blok terhadap website apa tidak selain mungkin kondisi traffic web yang sedang padat,
  5. Usahakan jangan memaksakan kerja modem melebihi kapasitasnya kecuali tahu resiko yang diterima. Seperti Modem cepat panas.
  6. Gunakan download accelerator untuk membantu proses download.
  7. Normal melambat dan sering terputus pada koneksi im2 jika kuota telah melebihi batas.

++++++++++++++++++