HP Laserjet 6L: Paper Jam

Datang ke tempat Om Bobo bersamaan dengan CPU P3 Asus CUV4X dengan kerusakan PS2 Mouse. Printer Laserjet 6L ini, menurut yang punya, sekali pernah untuk ngeprint banyak dan tengah jalan beberapa kertas tertarik sekaligus dan tidak keluar semuanya.

LaserJet 6L

Printer langsung di hidupkan dan di cobakan pada OS XP. hal pertama yang tampak, kedua lampu (atas dan tengah menyala). Untuk mengetahui kesalahan, Om Bobo coba untuk print test. Hasilnya, paper jam.

Kejadian ini terjadi dikarenakan saat print, kertas masih setengah dan di tarik keluar dari arah depan. Untuk seri HP biasanya tinggal buka penutup belakang (seri D) dan tarik kertas ke arah belakang. Hal ini menimbulkan paper jam. Jika saat proses menarik terlalu keras, bisa menyebabkan kerusakan printer itu sendiri.

Langkah pertama yang Om Bobo lakukan adalah membuka penutup depan dan mengambil cartridge. Berhubung lubang masuk kertas kecil, kertas tidak bisa di ambil dari belakang. Pengunci roller dibuka (sebelah kiri cartridge) dan di tarik perlahan ke depan.

Lalu Om Bobo pasang kembali cartridge dengan benar (terdengar bunyi klik), pengunci roller dikembalikan dan penutup depan diyakinkan benar-benar tertutup. Bagian belakang (kertas masuk) diyakinkan bahwa tidak ada benda asing yang ada di dalamnya. Dan me-load beberapa kertas bersih (80 mg) untuk print test.

Hasilnya….smile_wink. Intinya: saat paper jam terjadi, jangan tarik kertas ke arah depan sebelum memastikan ada tidaknya pengunci, coba tekan tombol resume, matikan printer dan hidupkan kembali (biasanya langsung me-roller sendiri kertas yang masih sisa) dan tunggu beberapa menit/1 harian baru dihidupkan (sharing Mas Iwan UNY pada printer HP seri D).

Lebih jelasnya, silahkan baca HP Laser Jet Paper Jam.

Untuk CPU-nya sendiri, berdasarkan pengalaman Om Bobo, harus masuk SC. service pada jaman dahulu (5 tahunan yang lalu) berkisar 80-120rb di YK. Sedangkan menurut beberapa teman, cari transistor di sekitar port PS/2-nya yang error dan ganti dengan yang sama. Melihat perbandingan semuanya, Om Bobo hanya ngasih saran, beli USB Mouse/Keyboard atau ganti board P3 saja….

Advertisements

Windows Live Writer: Solusi Offline Blog

Om Bobo punya teman yang gemar fotografi. Namanya Tri Prasetyo. Bagi yang berminat bisa menghubungi lewat blognya. Web sudah ada.

Mas Tri mau minta ajar bagaimana cara menulis, upload dan edit blog secara offline (sebetulnya atas rekomen Om Bobo juga ya….).

Menurut Om Bobo, solusi atas hal itu adalah Windows Live Writer.

WLW Windows Live Writer (WLW). WLW merupakan alat untuk menulis blog secara offline dan dapat di publikasikan kapan saja saat kita online. WLW mendukung beberapa layanan blog, seperti WordPress, Blogger, Windows Live dan sebagainya. Bagi yang berminat, silahkan unduh Download WLW.

Persyaratan komputer atau CPU yang di minta dapat di lihat System Requirements WLW.

Setelah di unduh, installasi WLW berlangsung saat online. Jadi, WLW sebaiknya digunakan pada komputer/laptop pribadi bukan di komputer warnet. Saat proses installasi, tunggu sampai selesai. Untuk memudahkan dan mempercepat installasi, sebaiknya install dahulu Silverlight 3 dan Net3/3.5. Karena saat instalasi, Net3/3.5 – Cari di sini dan Silverlight 3 ikut terinstal. Jika keduanya sudah terinstall dahulu, maka keduanya tidak ikut di install.

Terdapat pilihan installasi: Messenger, Mail, Writer, Photo Gallery, Movie Maker, Family Safety dan Toolbar. Om Bobo hanya memilih Writer (yang diperlukan hanya itu – bagi Om Bobo). Setelah selesai, kita diminta untuk sign up Windows Live Blog atau tidak. Jika kita belum punya blog dan ingin menulis di Windows Live, tinggal klik saja dan ikuti langkahnya.

Setelah itu jalankan WLW dari start menu. Pada awalnya kita akan disuguhi halaman ini:

Halaman pertama setelah selesai instal WLWOm Bobo pilih Other blog karena sudah mempunyai blog. Langkah selanjutnya tinggal mengisi alamat blog kita, username dan password. Selesai…

Untuk memperkaya dan memudahkan kita dalam menulis, Om Bobo menyarankan untuk menambah plugins. Bisa di dapat Plugins WLW. Pilihlah plugins yang sesuai dengan kebutuhan saja…Sekali lagi, pastikan net3/3.5 terinstall karena ada beberapa plugins yang membutuhkannya.

Jika setelah selesai install ternyata WLW tidak bisa dijalankan, ada beberapa penyebabnya: kita memilih opsi Already have Windows Live ID’s (saat Publish, pasti minta ID Windows Live meskipun ID blog kita sudah dimasukkan), persyaratan tidak dipenuhi. Untuk itu, reinstall WLW dengan pilihan bahasa lain (awal English, diganti Indonesia) atau versi lain dari WLW…

Toshiba A135 pSAD6U-01800D: Update Bios

Laptop ini tidak termasuk salah satu laptop yang di dukung oleh SC resmi Indonesia, tidak tahu mengapa. Datang di bawa oleh Mas Kiki UPN. Sampai tempat Om Bobo, dikatakan bahwa laptop ini mati total (tapi masih berpower). Pernah diservicekan dan didiagnosa board rusak/error.

A135 Spesifikasi dan drivernya ada Toshiba A135-S2326 Toshiba Amerika.

Setelah melihat sekelilingnya, agak ngeri juga, terdapat beberapa goresan dan lubang yang di buat (dari yang punya yang marah karena laptopnya rusak ataukah dari usaha service yang sulit mbongkar?)..

Sebelum proses bongkar, dihidupkan dulu Toshiba ini. Indikator prosessor, HDD dan CDROM tidak menyala/kelap-kelip dan tanpa suara beep sedikitpun serta tombol capslock pun tidak bisa. Pada layar monitor tidak ada respon video …yups.. langsung kepikiran untuk update bios. Dulu (Acer Aspire One, Compaq CQ40). (Tetapi bukan semuanya harus bios jika kejadiannya kayak itu)..smile_wink

Langsung Om Bobo bongkar. Terlihat bahwa baterei bios pernah di ganti, ada usaha destruktif di dalamnya. Tetapi yang membuat senang, kayaknya semua komponen masih OK. Masih dalam kondisi terbongkar, Om Bobo ganti processor, Memori bergantian dengan melepas modem, wifi. Hasilnya sama saja.

Ya dah..update bios. Tapi gimana? Untung setelah bergoogling ria, menemukan How to Reset Bios Toshiba – thanks.

Langsung Om Bobo unduh bios dari Toshiba Amerika dan diekstrak ke flash disk (makasih Mas Yudhi atas pinjeman USB ne). Sebelumnya, flashdisk di format memakai HP USB Disk Storage Format Tools 2.1.8 dengan memilih opsi Create A Dos Startup Disk, file system: fat32.

Langkah dan cara update bios ini, Om Bobo sesuaian dengan forum di atas (thanks again, dan silahkan baca selengkapnya untuk mengetahuinya …). Setelah menunggu beberapa proses yang ada (termasuk lampu flashdisk kelip-kelip – wuih seneng banget-) …. gak muncul-muncul tanda-tanda keberhasilannya. Waduh.

Di ulang lagi prosesnya, dan sama saja. Ya dah di tunggu sampai 10 menit-an mungkin. Sambil nunggu, Mafia War on Facebook on the play…Eeeeee lagi ngejob, dari belakang terdengar bunyi “tit” satu kali! Hohoho…Toshibanya hidup lagi…. So be sabar…

Sekitar mitos kompie dan laptop

Kali ini Om Bobo mau memberi info terhadap kerusakan kompie milik teman Om Bobo: Mas Naskah dan Mas Omed. Keduanya mempunyai board Asus P5RD2VM dan Asus P5PEVM dengan masing-masing berprocessor Intel DC 3.00/1/800 dan 2.66/2/533. Untuk informasi teknologi dan sebagainya mengenai processor Intel dan board Asus bisa dibaca di sini dan di sini. Sebelumnya: untuk Mas Omed telah datang dengan kondisi jika dihidupkan hanya bertahan beberapa detik. Dan telah diketahui bahwa permasalahannya terletak pada 12 volt ke board yang jelek. Dan diamati bahwa processor pernah dibuka dan dalam kondisi permukaan sangat bersih. Dengan tidak ada kotoran pasta processor yang melekat.

Setelah diganti dengan power Om Bobo (2nd dan hanya ada itu satu-satunya), berhasil hidup dan tanpa masalah untuk beberapa minggu. Kesalahan Om Bobo saat barang dibawa pulang: tidak memberitahu bahwa processor cacat (kepanasan) dan ada kemungkinan board ikut-ikutan dikarenkan power yang jelek. Dan tidak merekomendasikan untuk diganti powernya…maklum saat itu sibuk dan banyak teman hingga sampai lupa…maaf ya Mas Omed…Datang untuk kedua kalinya dengan keluhan sama (hidup beberapa detik) setelah hidup (katanya) 3 hari 3 malam. Keren juga.. Sedangkan untuk milik Mas Naskah, murni dikarenakan power tidak memadai.

Spek Mas Omed: 512 DDR I, VGA OB, 80 Gb. Aplikasi: FM

Spek Mas Naskah: 512 DDR II, 80 Gb, GF6600. Aplikasi: pernah PES, NFS

Keduanya mengalami kejadian sama: kerusakan dikarenakan PSU. Sebagai referensi, silahkan baca di sini atau di sini.

Setelah dicobakan (indicator board kuning), gagal hidup semuanya. Processor Om Bobo cobakan ke P5KPLAM-SE dan DG31PR juga gagal!! Board keduanya dicobakan C2D 4400 dan Celeron 430, gagal!! Baik board keduanya tidak menandakan chip panas, hanya saja bagian bawah processor sangat panas. Kesimpulan Om Bobo untuk keduanya: processor dan board error/rusak. Akhirnya Om Bobo cuci kedua board itu dengan sabun cuci dengan terlebih dahulu bios (socket) dan baterei dilepas. Om Bobo tinggal saja di lantai dalam keadaan miring dikarenakan saat itu Om Bobo pulkam sekitar 1 bulanan. Proses pencucian ini, harapan Om Bobo, semua jalur menjadi terbuka bebas dari kotoran dan mengaktifkan kembali beberapa kapasitor yang rada error. Bahasa Om Bobo: meng-konslet-kan supaya muatan hilang. Benar apa tidaknya secara rasio Om Bobo belum menemukan referensinya. Hanya saja beberapa teman yang terbiasa service board dan televisi, perlakuan ini kadangkala di lakukan..

Sesampainya lagi di YK, langsung Om Bobo cobakan board yang telah dicuci dahulu. Hidup…Persis seperti board P3 GA-60XT-A Om Bobo dahulu kala. Tetapi hanya untuk P5RD2VM dan dengan processor C2D 4400 serta tetap mati dengan processor keduanya. Senang sekali rasanya…Langsung dipersiapkan segala keperluan untuk install. Proses berjalan dengan nyante dan OK…tetapi hang saat menit-menit terakhir…yah pertanda buruk ini…processorku atau….? Ternyata memang board tidak bertahan…

Nah sekedar saran untuk kita semua termasuk Om Bobo, coba renungkan beberapa hal berikut:

a)      Hindari pemahaman: beli baru langsung di reyen (dicoba 1 hari satu malam full atau lebih). Barang juga bisa panas dan panas ini juga bisa merusak walaupun tergantung pada suhu kamar. Kerusakan barang beli baru bisa dilihat saat proses installasi OS, kipas bergerak atau tidaknya dan power tidak bisa hidup,

b)      Sehabis di service, juga di reyen. Jika sebelumnya dalam keadaan OK dan di service hanya karena virus, hindari juga hal demikian. Semakin lama barang, semakin rentan terhadap kerusakan,

c)      Besar memori VGA mempercepat grafik. Mungkin ada benarnya. Kita beli baru dengan kapasitas memori 512 tetapi dengan teknologi dulu, lalu dicobakan main game dengan spesifikasi 512, belum tentu akan baik hasilnya. Malah akan merusak VGA itu. Faktor DDR, power supply, kondisi OS, jumlah RAM juga mempengaruhi nya, Coba baca di sini atau di sini

d)      PSU dengan daya watt besar akan semakin baik. Benar, tetapi harus diperhatikan kestabilan output dari PSU itu sendiri dank e arah mana kompie kita mau dibawa serta kestabilan listrik utama,

e)      Kerusakan terbesar dari USB karena langsung di cabut. Benar adanya jika proses pengkopian atau proses kerja berlangsung di USB. Hal ini akan merusak hardware dan software (FW) USB itu sendiri. Apa gunanya PnP?

f)        AMD lebih cepat dari Pentium. Untuk sementara dengan kondisi hardware sama, Om Bobo setuju. Tetapi tingkat kecepatan (performa) processor juga didukung oleh board yang bagus, memori, VGA dan PSU, untuk perbandingan, silahkan jug abaca di sini.

g)      Layar kelip, dianggap rusak. Kurang benar adanya. Pada beberapa game dan aplikasi, terjadi penyesuaian refresh rate, frame rate dari software terhadap monitor dan VGA. Untuk pastinya rusak atau tidak, bawa ke service terdekat atau service center terdekat (jika ada dan mau menerima barang non garansi)..

h)      Ada tambahan..?

Compaq CQ40-717TU: driver WLAN bermasalah

     Nah kalo yang ini, CQ40-717TU datang ke tempat Om Bobo dalam kondisi baru. Sebelumnya Om Bobo dihubungi Mas Omed UII untuk menanyakan, mana yang sebaiknya diambil. Bingung juga…untuk harga pasti sesuai dengan barang…tidak mungkin lebih..ya dah Om Bobo sarankan ke arah HP510.

     Barang datang ke tempat Om Bobo sorean saat hujan lebat dan Om Bobo masih di tempat teman. Compaq ini baru dilihat setelah pulang dengan kondisi sudah masuk tas dan kardus hanya dibiarkan kehujanan di depan kamar Om Bobo….keren…Setelah dibenahi, dan dilihat ternyata yang CQ40-717TU. Ya sama juga. Seri baru dipasaran ….

     Setelah lihat bentuk dan sebagainya, hampir sama dengan HP510. Entah dengan drivernya. Driver terkopikan dari toko berisi lengkap kecuali Cyberlink You Cam. WLAN yang ada Broadcom.

     Langsung Om Bobo partisi dan install OS XP SP2. Semua driver masuk kecuali driver WLAN. Dan tidak bermasalah ketika dijalankan CCleaner. Datangnya duluan CQ40-324TU dengan masalah pada USB Modem IM2-nya.

     Dikarenakan driver terkopi Broadcom, Om Bobo mencoba semua driver BCM yang ada. Tetapi semuanya gagal termasuk driver WLAN Atheros dan Intel dicobakan semuanay. Om Bobo lihat di websitenya, disitu terdapat 3 driver: Intel, Atheros dan Broadcom (pada menu driver untuk Vista pada website Compaq). Setelah melihat besarnya file….Om Bobo mundur. Permasalahan ada di koneksi Om Bobo yang hanya memakai Smart modem chipset Qualcomm. Kalo sekitar 30an mb dan kondisi pagi apa sore..berani..ni malam je. Ya dah akhirnya googling, berharap ada yang menyediakan driver update-nya. Setelah beberapa saat mencari kepikir untuk ngintip sebenarnya chipset WLAN nya apa? Dilihat-lihat stiker garansi…AMAN..ya..dibongkar deh penutup WLAN nya yang terletak di samping HDD. Astaga…Atheros AR5B95. untuk Atheros itu sendiri, bias dilihat di sini.

     Pantesan…gagal terus..Akhirnya dicobakan dari driver WLAN Acer Aspire One. Otomatis update tidak memberikan hasil. Om Bobo buka file setup informasinya. Ada tuh AR5B95. Ya dah..akhirnya update manual dan berhasil. Tetapi dengan konfirmasi inkompatibitas hardware..gimana ini? Untuk lanjutnya mengenai inkompatibilitas hardware silahkan baca di sini. Lanjut…eee berhasil. Tetapi satu permasalahan utamanya. Lampu indicator pada tombol shortcut kuning, bukan biru. Berhasil tidak ya? Malam itu langsung cabut ke café terdekat untuk mencobanya. Lo lo..berhasil koneksi dan lancer. Apa indicator rusak? Apa diakrenakan inkompatibiltas hardware saja? Sesampai di kos, Om Bobo ambil inisiatif untuk install Vista. Mungkin diakrenakan ini juga. Lagi-lagi kejadian sama dialamai persis dengan XP. Hanya saja pada Vista, otomatis update mendeteksinya. Tetapi indicator tetap kuning bukan biru. Pada website Compaq tidak ada. Ya… dah..dingin, banyak kerjaan, lebih baik di bawa ke took minta driver selesai piker Om Bobo sekalian cek hardware (garansi)…

     Akhirnya, CQ40-717TU masuk toko lagi untuk minta driver dan dirawat inapkan untuk 1 harian. Setelah selesai dari toko dan indicator telah berubah biru(toko mengatakan bahwa indicator memang error), seperti sebelumnya, barang di clean install untuk memastikan bahwa driver yang diberi sudah benar…eeeee ternyata salah!!!! Driver tidak bekerja dengan semestinya dan indicator kembali kuning!!! Pada keadaan mumet, Om Bobo masuk lagi ke website Compaq bagian driver XP……eeeee sudah tersedia driver untuk XP nya!!! Hebat juga Compaq dalam urusan ini pikirku…unduh..unduh..dan unduh dan pasti bisa pikirku. Yups..unggu 30 menit lebih untuk mendapatkan harapan bisa terinstall ditemani Smart…Coba tebak…berhasil dan indicator ..BIRU!!!!!!….

     Om Bobo ambil kesimpulan sendiri akhirnya: untuk tipe tertentu, indicator bisa berubah warna dan juga tidak walaupun driver sudah sesuai (untuk error hardware, dikesampingkan dahulu), perlu adanya proses intip ke dalam laptop (untuk ini, harus sangat hati-hati) dan jangan memaksakan driver yang tidak sesuai…..tentunya sabar…makasih untuk Mas Omed dikarenakan sabarnya dengan OS XP….

Compaq CQ40-324TU: Sound hilang setelah CCleaner dijalankan pada SP3

     Sebetulnya datang ke tempat Om Bobo bukan dikarenakan permasalahan sound yang error setelah direstart. Laptop Compaq CQ40-324TU milik Dhika ini datang dikarenakan modem E220 tidak terdetek di laptopnya. Kadangkala saja terdetek di tempat lain. Untuk pertama kali datang dahulu melambat dikarenakan adanya beberapa virus.

     Langsung masuk aja, Compaq CQ40-324TU ini, dicobakan untuk mengkoneksikan modem E220 nya. USB terdetek, tetapi ketika mau dikoneksikan langsung hilang. Seperti kekurangan power USBnya. Beberapa kali dicoba gagal terus. Diputuskan Om Bobo untuk merestart laptop…eeeee BSOD jadinya. Dah di last known…, safe mode dan cara lainnya gagal. Ya dah install ulang clean aja. Nah masalah baru muncul, yaitu mengenai sound-nya ketika diinstall SP3.

     Penginstallan laptop ini memerlukan AHCI ter-slipstream atau memakai USB Floppy. Proses installasi drivernya (di sini) tidak memerlukan penanganan khusus. Tinggal install/update dari chipset sampai terakhir sesuai keinginan. Jika tertinggal satu driver High Definition Audio…..(dengan catatan: driver VGA diupdate), update saja dengan intel HDMI…

     Kebiasaan Om Bobo setelah semua selesai (termasuk software yang diperlukan), CCleaner dijalankan untuk memperbaiki dan menata registry serta membuang file sampah, baru kompie atau laptop direstart. Nah setelah selesai restart, ternyata suara menjadi hilang tetapi tidak ada permasalahan pada Device Manager atau lainnya. Bagaimana mungkin? Di cek volume tidak ter-mute, software, tombol shortcut keyboard sampai advance sound control di control panel..tetap tidak memberi hasil. Nah..sound driver Om Bobo uninstall lalu diinstall lagi..berhasil dan minta restart.

     Hasilnya…setelah restart..suara juga tidak muncul.

     Yo wis…install clean lagi pake SP3 dengan rencana dibiarkan seadanya. Setelah selesai semuanya, CCleaner beraksi lagi….dan terjadi lagi…huff…Mungkinkah HARUS SP2? Daripada masalah berkelanjutan…SP2 saja. Proses installasi SP2 sampai CCleaner, tidak bermasalah termasuk drivernya…Nah…..sekiranya ada yang tahu…?sampai saat ini, Om Bobo belum dapat jawaban je…hanya saja, lebih baik menghindari banyak masalah dengan SP3 yang Om Bobo punyai untuk diinstalkan ke laptop dengan tipe sound IDT milik Compaq CQ40-324TU ini…..

     Nah sekiranya bukan dari CCleaner yang membuat masalah. Hanya Om Bobo kurang hati-hati saja, tidak memperhatikan file apa saja yang diperlukan untuk kerja IDT baik di registry maupun bukan. CCleaner merupakan software baik dalam hal bersih-bersih sampah…

     Sebagai tambahan Modem Huewei E220 dimana usb kadang-kadang terdetek dan jika terdetek di koneksikan langsung hilang dalam Device Manager. Hal ini bukan dikarenakan USB laptop CQ40-324TU atau USB hardware manapun juga yang bermasalah, tetapi murni pada USB Modemnya. Berbagai cara seperti: memberi tambahan power (USB cabang), update driver saja tanpa software sampai ditinggikan letaknya juga memberikan hasil sama. Setelah beberapa hari kemudian jalan-jalan, di dapat info bahwa untuk tipe tertentu dari modem USB (tidak disebutkan ciri atau serinya oleh teman-teman), dalam beberapa bulan akan terjadi keadaan seperti itu (sekitar 3-4 teman Om Bobo juga mulai merasakan kejadian USB ini). USB muncul timbul. Pada keadaan ini, perlu dilakukan update FW-nya di service center terdekat….jika berani, bisa dicobakan sendiri dengan syarat: USB Modem harus terus terdetek, jauh dari virus, listrik padam….Nah..mungkin update ini dan infonya bisa membantu (di sini)…

Cara dan Langkah Aktifasi kartu perdana im2

Aktifasi im2 bermasalah? Apakah dari Indosatnya? Atau bagaimana? Nah yang dimaksud Om Bobo ini: cara peng-aktifasi-an kartu im2 yang kurang benar. Banyak sekali permasalahan dengan proses aktifasi ini. Dari teman UIN sampai UNY. Dari mahasiswa atau bukan. Permasalahan utama terletak pada saat setelah aktifasi, kartu tidak bisa dipakai.

Nah langkah umum dan gampang sebagai berikut:

  1. Belilah USB Modem yang sesuai kebutuhan. Baik dana dan fitur USB itu sendiri. Jangan membeli modem bertipe 3G jika tempat kita tidak bisa mendapatkan sinyal 3G. Dari segi dana, tentunya kembali ke individu masing-masing. Semua USB Modem baik dan bagus,
  2. Belilah kartu im2 sesuai kebutuhan juga. Jangan beli im2 dengan perdana nominal di atas 150 ribu jika HANYA ingin bermain chatting atau mencari informasi dengan tidak melakukan aktifitas download file.
  3. Tanyakan pada toko apakah kartu sudah diaktifasi atau belum. Jika sudah, tanyakan User dan Passwordnya. Jika belum aktifasikan sendiri atau langsung minta bantuan toko,
  4. Detekkan USB Modem ke PC atau laptop, dan install aplikasi yang sesuai dari USB Modem itu sendiri. Setelah selesai,
  5. Buat koneksi dari: Start – Accessories – Communications – New Connection Wizard. Pada menu New Connection Wizard: Next – Connect to the internet – Set up my connection Manually – Connect using dial up modem – pada ISP name, isikan sembarang (misal: indosatm2) – pada phone number, isikan *99# – pada username dan password, isikan Usernamae: indosatm2 dan Password: prabayar – Next – Finish.
  6. Klik Start – Connect to – dan pilih koneksi yang barusan kita buat (indosatm2) – Dial. Otomatis setelah berhasil dial akan masuk ke Aktifasi Indosat,
  7. Masuk ke sini dan pilih Aktifasi Sekarang, sesuaikan dengan tipe USB Modemnya. Di situ pengkhususan hanya pada tipe USB Modem ZTE MF626
  8. Isikan sesuai apa adanya. Jika ada undian? Hehehehee….
  9. Setelah selesai dan pasti, klik berikutnya,
  10. Pada Jenis Layanan, pilih sesuai selera. Customer Id dan Activation Code terletak pada bagian belakang voucher perdana im2. Pada Username dan Password, jangan isikan dengan Username dan Password yang dibuat awal tadi!!! Isikan sesuai kehendak kita!!! Yang penting Password kuat. Username dan Password di sini, beda dengan Username dan Password pada koneksi indosatm2 awal.
  11. Setelah yakin, tulis Kode Verifikasi (besar kecil huruf mempengaruhi) dan klik aktifasi. Setelah itu terdapat konfirmasi bahwa kartu sudah teraktifasi.
  12. Langkah selanjutnya mengkoneksikan im2 kita dengan Username dan Password yang kita isikan paling akhir. Untuk cara pengisian Username dan Password tergantung pada tipe masing-masing USB Modem. Om Bobo lebih menyukai pembuatan koneksi manual.
  13. Untuk tipe kartu perdana im2 yang sudah teraktifasi dari toko, Username dan Password biasanya menggunakan Username: Customer Id, dan Password: Activation Code

Pada saat browsing, beberapa tips yang Om Bobo gunakan untuk mempercepatnya, walaupun sebenarnya im2 sudah cepat (jika sinyal sesuai):

  1. Pakai antivirus yang mumpuni (menurut kita dan referensi) dan terupdate. Alangkah baiknya jika antivirus itu mempunyai fitur Firewall. Fungsi antivirus di sini bukan hanya sekedar antisipasi virus masuk tetapi juga sebagai filter web,
  2. Kalo bisa, update security windows,
  3. Install browsing yang disukai. Om Bobo menggunakan IE8 dan diberi addon ie yang sesuai. Terutama accelerator dan search enginenya. Untuk Mozilla bisa juga disesuaikan. Untuk modifikasi lanjut tidak Om Bobo lanjutkan (seperti tweaking IE atau Mozilla – kurang tau juga),
  4. Jika koneksi melambat, periksa dahulu koneksi. Terdapat Errors atau tidak, cek di antivirus terdapat adanya phising, attack firewall atau blok terhadap website apa tidak selain mungkin kondisi traffic web yang sedang padat,
  5. Usahakan jangan memaksakan kerja modem melebihi kapasitasnya kecuali tahu resiko yang diterima. Seperti Modem cepat panas.
  6. Gunakan download accelerator untuk membantu proses download.
  7. Normal melambat dan sering terputus pada koneksi im2 jika kuota telah melebihi batas.

++++++++++++++++++